
Vagina merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering mengalami perubahan seiring dengan berjalannya waktu. Sedangkan hal-hal yang bisa membuat vagina berubah seperti menopause, bertambahnya usia, pasca melahirkan, dan berbagai hal lainnya yang bisa menyebabkan vagina mengendur. Sebenarnya ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk mengencangkan vagina, seperti senam kegel dan fractional radiofrequency.
Apa itu Fractional Radiofrequency?
Fractional radiofrequency merupakan salah satu treatment atau perawatan yang bisa dilakukan oleh wanita yang sudah menikah dengan minimal usia 18 tahun. Dengan dilakukannya fractional radiofrequency ini maka diharapkan otot-otot di area vagina kembali mengencang sehingga hubungan intim menjadi lebih nyaman dan wanita juga lebih percaya diri.
Seperti yang diketahui, vagina yang kendur ini disebabkan oleh berkurangnya struktur dari jaringan penyokong di area vagina sehingga otot-otot di sekitar vagina jadi melemah karena kurangnya kolagen. Jika hal tersebut terjadi, maka kenikmatan hubungan intim dengan pasangan juga akan berkurang dan mengurangi rasa percaya diri wanita.
Treatment fractional radiofrequency ini akan merangsang pembentukan kolagen baru sehingga membuat vagina terasa lebih kenyal dibandingkan sebelumnya. Banyak wanita yang khawatir apakah treatment ini menimbulkan rasa sakit atau tidak. Treatment ini tidak menimbulkan rasa sakit, tapi mungkin saja menyebabkan rasa tidak nyaman di lubang vagina. Biasanya sebelum treatment dilakukan, dokter akan memberikan krim anestesi 30 menit sebelum treatment dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman tersebut.
Apa Saja Manfaat Fractional Radiofrequency?
Dari sedikit penjelasan di atas, Anda telah mengetahui gambaran mengenai manfaat dari fractional radiofrequency ini. Namun untuk lebih jelasnya, Anda dapat melihat ragam manfaat dari treatment fractional radiofrequency di bawah ini:
-
Mengurangi Rasa Sakit Akibat Atrofi Vagina
Atrofi vagina merupakan penipisan dan peradangan yang terjadi di dinding vagina. Atrofi vagina disebabkan oleh penurunan hormon esterogen. Kejadian ini paling sering dialami oleh wanita yang telah mengalami masa menopause. Meskipun demikian, ada juga wanita yang mengalami atrofi vagina pada saat produksi hormon esterogen menurun dan menyusui. Atrofi vagina bisa menyebabkan hubungan seks terasa menyakitkan.
Rasa sakit dari atrofi vagina bisa dikurangi dengan melakukan treatment fractional radiofrequency. Maka dari itulah untuk wanita yang mengalami rasa sakit saat berhubungan intim, disarankan melakukan fractional radiofrequency ini.
-
Meningkatkan Kepuasan Seksual
Manfaat fractional radiofrequency yang kedua yaitu dapat meningkatkan kepuasan seksual. Vagina akan menjadi kendur, longgar, dan kepekaannya akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu ataupun setelah melahirkan.
Fractional radiofrequency dapat membantu memproduksi jaringan kolagen baru yang ada di area dinding vagina, meningkatkan kepekaan vagina, menambah kontraksi vagina, meningkatkan kepuasan seksual, dan juga membuat vagina lebih kencang.
-
Mengatasi Inkontinensia
Dan manfaat dari fractional radiofrequency yang terakhir yaitu mengatasi inkontinesia atau kebocoran urin yang tidak disadari. Hal tersebut biasanya terjadi karena mengalami tekanan di perut, tertawa, berolahraga, batuk, bersin, dan lain sebagainya.
Treatment fractional radiofrequency akan meredakan gejala tersebut dan menormalkan buang air kecil dengan cara menebalkan area di dinding vagina dan memperkuat struktur pendukung pelvis.
Perlu Anda ketahui bahwa pada saat melakukan treatment fractional radiofrequency ini juga tidak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 15 hingga 30 menit saja. Saat melakukan treatment mungkin ada sedikit sensasi hangat namun tidak menyakitkan.
Sumber:
What The Heck Is Vaginal Laser Therapy, And Should You Try It?
https://www.womenshealthmag.com/health/vaginal-laser-therapy. Accessed 29/09/2017.
Can a Laser Treatment Relieve Vaginal Dryness and Pain?. https://health.clevelandclinic.org/2015/10/can-laser-treatment-relieve-vaginal-dryness-pain/. Accessed 29/09/2017.
A 12-week treatment with fractional CO2 laser for vulvovaginal atrophy: a pilot study.
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24605832. Accessed 29/09/2017
