
Setelah melahirkan, ibu membutuhkan waktu pemulihan atau nifas yang biasanya berlangsung selama 6 minggu. Masa nifas ini sangat penting agar tenaga, tubuh dan rahim dapat pulih pasca melahirkan. Maka dari itu memenuhi kebutuhan nutrisi harian sangat penting. Dan pada masa ini, sebaiknya ibu menghindari berbagai aktivitas yang terlalu berat.
Saat menjalani masa nifas, ada berbagai makanan dan juga minuman yang baik untuk dikonsumsi seperti sayuran hijau, daging sapi tanpa lemak, susu dan produk olahan susu, cukup minum air putih dan lain sebagainya. Ini dilakukan agar ibu tetap sehat, berenergi dan juga menghasilkan ASI yang bernutrisi untuk si kecil.
Makanan dan Minuman yang Dilarang Saat Nifas
Di samping mengurangi aktivitas berat, sebaiknya ibu juga lebih memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Karena ada makanan dan juga minuman yang dilarang saat nifas, sehingga ibu perlu lebih berhati-hati. Berikut ini ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat nifas.
1. Makanan yang Mengandung Lemak Tinggi
Yang pertama adalah makanan dengan kandungan lemak tinggi. Saat hamil dan setelah melahirkan biasanya berat badan ibu akan bertambah, dengan mengonsumsi makanan tinggi lemak akan membuat tubuh ibu sulit untuk kembali ke semula.
Maka dari itu, jika Anda tetap ingin mengonsumsi lemak bisa menggantinya dengan lemak sehat seperti minyak nabati, minyak yang mengandung omega 3 dan omega 6, dan juga minyak ikan. Ketiga minyak ini bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan baik dikonsumsi saat nifas.
2. Makanan Pedas dan Aroma Kuat
Kebanyakan orang Indonesia memang sangat menyukai pedas. Rasanya makan kurang bergairah jika tidak ditemani dengan sambal atau cabai. Tapi untuk Anda yang baru melahirkan dan sedang menjalani masa nifas, sebaiknya tahan dulu ya keinginan untuk mengonsumsi makanan pedas ini.
Makanan pedas dan yang beraroma kuat seperti bawang putih, cabai, bumbu kare, kayu manis dan lainnya akan menimbulkan masalah pencernaan untuk ibu. Meskipun banyak orang yang mengatakan mengonsumsi makanan pedas akan membuat ASI jadi terasa pedas, padahal itu hanya mitos karena apa yang dikonsumsi ibu sebenarnya tidak berpengaruh ke rasa ASI, tapi lebih mempengaruhi kesehatan pencernaan ibu.
3. Makanan yang Asam dan Mengandung Gas
Makanan yang perlu dihindari selanjutnya adalah makanan yang terasa asam dan juga mengandung gas. Untuk sementara waktu, ibu dapat menghindari pengonsumsian makanan yang mengandung gas seperti bawang, timun dan kubis. Selain itu buah yang terlalu asam misalnya lemon, kiwi dan jeruk. Kedua makanan tersebut dapat mengganggu kesehatan si kecil seperti bisa menyebabkan diare.
4. Minuman Mengandung Kafein dan Alkohol
Meskipun Anda telah melahirkan, tapi perlu diingat bahwa bayi membutuhkan ASI sebagai sumber makanan utamanya. Maka dari itu sangat penting untuk menjaga makanan yang ibu konsumsi sehingga bayi tidak terkena dampak negatifnya. Jika sebelumnya ibu terbiasa mengonsumsi minuman yang mengandung kafein atau alkohol, selama nifas dan menyusui hindari mengonsumsian minuman tersebut. Karena kafein dan alkohol yang ibu konsumsi akan terkandung di dalam ASI. Alkohol akan membuat produksi ASI menjadi tidak lancar, sedangkan kafein akan membuat bayi sulit tidur dan bahkan membuatnya rewel.
5. Ikan Bermerkuri
Saat menjalani masa nifas dan menyusui, salah satu makanan yang direkomendasikan adalah ikan. Tapi Anda perlu berhati-hati dalam memilih ikan. Karena bisa saja, ibu malah memilih ikan yang mengandung merkuri, sehingga sangat berbahaya untuk kesehatan ibu dan juga si kecil. Biasanya ikan besar lebih berisiko mengandung merkuri, karena ikan besar cenderung berada di dalam laut lebih lama.
Jika Anda tetap ingin mengonsumsi ikan, pastikan ikan terbebas dari zat-zat berbahaya, seperti merkuri ini.
Meskipun Anda telah mengonsumsi makanan yang baik untuk nifas dan menyusui, risiko bayi terkena alergi tetap masih ada. Jika bayi terkena alergi setelah Anda mengonsumsi makanan tertentu, maka sebaiknya hindari makanan tersebut. Jangan lupa juga untuk tetap memperhatikan reaksi bayi ketika Anda mengonsumsi makanan tertentu ya.
Sumber:
Chang, L. (2008). 8 Tips for Losing Weight After Pregnancy. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/baby/features/8-tips-for-losing-weight-after-pregnancy#1 [Accessed 24 Dec. 2016].
Lucia, C. A. The Best Weight-Loss Tips for New Moms. [online] Available at: http://www.fitpregnancy.com/nutrition/postnatal-nutrition/best-weight-loss-tips-new-moms [Accessed 24 Dec. 2016].
Fink, J. L. W. 7 Smart Ways to Lose Weight While Breastfeeding. [online] Available at: http://www.thebump.com/a/lose-weight-breastfeeding [Accessed 24 Dec. 2016].
New Kids Center. How to Lose Weight While Breastfeeding – New Kids Center. [online] Available at: http://www.newkidscenter.com/How-To-Lose-Weight-While-Breastfeeding.html [Accessed 24 Dec. 2016].
