
Seks merupakan salah satu aktivitas yang seharusnya membuat wanita dan pasangannya bahagia. Namun untuk wanita yang menderita vaginismus, aktivitas seks sangatlah menakutkan dan menegangkan. Bagaimana tidak, penderita vaginismus akan merasakan nyeri hingga sensasi terbakar di area vagina saat penetrasi dilakukan.
Karena merasakan sensasi yang tidak nyaman dan bahkan sakit saat melakukan aktivitas seksual, wanita yang menderita vaginismus memilih untuk tidak melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Jika dipaksakan tentu akan membuat penderita dan pasangan tidak mendapatkan kebahagiaan dan kepuasan seksual.
Penyebab vaginismus sendiri ada berbagai hal, seperti trauma akibat pelecehan seksual dan kekerasan seksual, takut hamil, hubungan yang bermasalah, masih mengingat rasa sakit akibat infeksi dan kondisi ginekologi lain, prosedur medis yang menakutkan saat masih anak-anak, dan lain sebagainya.
Bagaimana Cara Mendiagnosis Vaginismus?
Untuk gejala vaginismus yang diderita oleh seseorang memang tidak selalu sama dengan wanita lainnya. Selain itu, ada juga yang menderita vaginismus hanya sementara, ada juga yang seumur hidup. Maka dari itulah jika Anda mengalami salah satu gejala vaginismus seperti sakit saat penetrasi, kejang otot di area vagina, sulit atau tidak bisa melakukan penetrasi, sakit seksual dalam jangka waktu yang panjang, dan sakit saat memasang tampon maka harus segera mengunjungi dokter terkait untuk bisa mendapat penanganan yang tepat.
Nantinya dokter akan menanyakan seberapa sering gejala muncul, kapan saja terjadinya, apa pemicunya, dan apa yang pertama kali Anda rasakan. Dokter juga akan menanyakan mengenai riwayat seksual, seperti apakah Anda pernah mengalami trauma seksual atau pelecehan seksual.
5 Cara Mengatasi Vaginismus
Meskipun vaginismus tidak menurunkan gairah seksual penderitanya, namun gangguan seksual ini bisa membuat hubungan seksual penderita dan pasangan menjadi kurang baik. Perawatan untuk vaginismus memang lebih difokuskan ke pengurangan refleks otot di area vagina yang menyebabkan tegang.
Perawatan tersebut juga dibarengi dengan mengatasi ketakutan dan juga kecemasan yang sangat mempengaruhi kondisi vaginismus itu sendiri.
Ada beberapa cara mengatasi vaginismus yang bisa Anda lakukan, antara lain:
1. Terapi Topikal
Cara pertama untuk mengatasi vaginismus yaitu dengan terapi topikal atau obat oles pada vagina. Obat yang dimaksud adalah lidokain ataupun krim yang bisa membantu mengurangi rasa sakit di area vagina pada saat melakukan hubungan seksual. Anda bisa mendapatkan obat ini dari resep yang diberikan oleh dokter usai berkonsultasi.
2. Senam Kegel
Dengan melakukan senam kegel secara rutin, vagina yang mengencang bisa mereda. Senam kegel bisa melemaskan otot-otot di area vagina. Berikut langkah-langkah untuk melakukan senam kegel:
- Langkah pertama yaitu dengan mengencangkan otot panggul, tahan selama 10 detik. Saat melakukan langkah ini hindari mengencangkan otot bokong, perut, ataupun paha.
- Lemaskan otot panggul dan ulangi sebanyak 20 kali. Anda bisa mengulanginya kapan saja.
3. Terapi Perilaku
Cara mengatasi yang selanjutnya yaitu dengan terapi ke psikolog. Hal ini dilakukan karena cukup banyak penderita vaginismus yang mengalami trauma sehingga berpengaruh ke perilaku dan juga emosi.
4. Terapi Dilator Vagina
Dilator sendiri merupakan suatu alat berbentuk tabung yang berfungsi untuk meregangkan vagina tegang atau menutup. Sebelum melakukan terapi, biasanya dioleskan krim anestesi di bagian luar vagina. Setelah itu dokter atau perawat akan memasukkan dilator ke vagina penderita.
5. Terapi Seks
Jika nyeri seks lebih condong ke psikologis maka Anda atau bersama dengan pasangan bisa bisa berkonsultasi ke terapi seks atau psikolog. Teknik seperti hipnosis dan relaksasi bisa membuat Anda merasa lebih nyaman untuk berhubungan seksual.
Sumber artikel:
Harish, T., Muliyala, K., & Murthy, P. (2011). Successful management of vaginismus: An eclectic approach. Indian Journal Of Psychiatry, 53(2), 154. doi: 10.4103/0019-5545.82548
Vaginismus: Dyspareunia, Causes, Symptoms, Treatment. (2021). Retrieved 26 August 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15723-vaginismus
Vaginismus . (2018). Retrieved 26 August 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/vaginismus/
